Life

Menutup 2017 dengan Alhamdulillah

Apa kabar, Iyank? Ya amplop, udah lama banget, ya, gw nggak nulis blog soal kehiduan sehari-hari. Detakhujan.com isinya kebanyakan puisi galau nan cengeng. Etapi jangan salah, tulisan-tulisan galau nan cengeng ini tetap ada yang mengagumi juga shaaayyy! Ngaku aja nggak apa-apa kok. Berarti kita sama-sama cengeng! Hahaha :p #nyaritemen

Mukadimah dulu dikit, ya. Jadi kemaren tiba-tiba temen gw yang nun jauh di sana (you know who you are, darling) mengirim email yang hanya bertulisakan judul tanpa body text. Judulnya: “Udah males nulis blog?”

Langsung! Tanpa tedeng aling-aling! Aing kayak ditabok pecut rindu yang menyayat hati. Ya Allah, ada pulak yang memperhatikan detakhujan.com. Gw kira blog ini cuma ditujukan buat buang-buang duit bayar domain aja. Ternyata ada pembacanya juga #terharu #berasabloggerfamous #padahalyangbacajugadipaksa #ataucumakasianaja

Jadi marilah kita tulis sebiji post untuk merangkum 2017 yang bisa dibilang….. one of the best years ever!

*****

*Setelah menunggu selama tujuh tahun, akhirnya gw bisa “mengumumkan” ke teman-teman tersayang bahwa gw hamil. Kok tiba-tiba hamil? Nggak tau.

Saat itu gw lagi nggak mengikuti program apapun. Tapi kalo lo tanya gw udah program apa, RS mana dan dokter siapa aja yang pernah gw datengin, gw ikhlas menyediakan waktu untuk ngobrol langsung, email atau sekedar chat. Menurut gw, hamil itu memang yang tahu formulanya ya hanya Tuhan. Kita cuma bisa ikhtiar dan ikhlas. Lo harus percaya lo akan hamil sesuai dengan kehendakNya. Teruslah berusaha dan berbaik sangka.

*Syukuran empat bulanan Little Adrian.

*Birthday + Babymoon trip to Bali.

*Jalan-jalan ke Bandung bareng anak-anak aStore.

*Melahirkan di RS Kemang Medical Care sama Dr. Ridwan (mulesnya 18 jam!). Arka lahir 22 Juni 2017, bulan Ramadan, setelah adzan Subuh.

*Sejak hari kelahiran dan tanggal 22 setiap bulannya, gw nulis surat buat Arka. Kalo mau liat, bisa cek (hashtag) #ArkanantaAdrian di Instagram.

Surat-surat ini beragam tanggapannya, Ada yang bilang serius banget, padahal ‘kan Arka belum ngerti apa-apa. Ada yang bilang ngapain dipost di Instagram, padahal ‘kan bisa aja cukup disimpan untuk Arka. Ada juga yang bilang pesan-pesannya cukup indah, bahkan mereka sampe nungguin setiap bulannya.

Well, I don’t want to explain this. And I don’t have to.

I simply and sincerely want to say thank you, thank you a lot.

*Akhirnya menyerah pada kebutuhan untuk punya mobil lagi. Setelah lima tahun bertransportasi umum, wara wiri naik ojek online, Trans Jkt dan kebetulan harga uber naik nggak kira-kira, ditambah ternyata punya bayik itu perlengkapannya buanyaaakkk, akhirnya beli 7-seater yang bisa memuat banyak barang.

*Bikin SIM lewat jalur setengah nembak :)) Padahal awalnya kami udah ikut jalur persyaratan sejujur mungkin. Mengikuti prosedur, ikut tes teori, begitu pas praktek, Wassalam!!!

*Syukuran aqiqah Arka

*Decided to resign from aStore and Youthmanual. Akhirnya sekarang cuma jadi media monitoring freelancer untuk beberapa PR agencies dan contributor writer buat youthmanual.com. You can see my articles three times a week at Youthmanual’s journal.

Cerita singkat soal Youthmanual, menurut gw website ini sungguh luar biasa kerennya. Youthmanual adalah “pegangan” buat para anak muda soal rencana pendidikan mereka. Andai zaman gw sekolah / kuliah dulu ada Youthmanual, mungkin pendidikan dan kekaguman gw untuk ilmu pengetahuan bisa lebih terarah. I have to say, this website gonna rock your unopened potential as a passionate young leader and enlighten your education path. Gw pribadi kalaupun bukan salah satu tim di sana, akan tetap 100% merekomendasikan Youthmanual supaya dilihat sama para anak muda.

Ngomongin soal kerjaan, selama hamil Arka, gw lancar sekali bekerja. Nggak ada keluhan apa-apa meskipun kerjaan gw numpuk kek cucian kotor minta disikat. Selama di perut, Arka kayak paham bahwa bekerja bikin emaknya bahagia (terutama pas bagian nerima gaji, tentunya!).

Somehow, bekerja justru membuat gw lebih tenang menjalani kehamilan. Dokter Ridwan yang pegang medical record gw sejak keguguran ketiga, sampe ngingetin jangan sampe gw cuti terlalu cepat atau sama sekali nggak ada kerjaan.

Ketika hamil ketiga dan keempat, gw sempet bed rest bahkan di bawah pemantauan dokter selama sebulan full. Tapi ternyata saat itu bayinya nggak berkembang juga. Tapi tentu aja, kondisi setiap orang beda-beda. Saran gw, just listen to your body. Kata dokter onkologi gw, tubuh kita itu cerdas. It will tell you what it actually needs. Kebetulan, yang gw butuhkan saat itu adalah tetap berkegiatan.

Trus kenapa sekarang mengurangi kerjaan?

Karena kebutuhannya bergeser.

Sekarang mungkin kebutuhannya adalah bersama si bayi bulat.

Siapa yang tahu kebutuhan dan keinginan esok hari? Tentu semua nggak ada yang permanen. Yang boleh permanen hanyalah cinta kita pada Allah SWT. #tsaaahhh #mokemanabuhaji?

*Mencoba usaha baru “Keranjang Pesta” di bulan November. Ayok pada follow @keranjangpesta di Instagram, ya! So far udah lumayan banyak yang nanya-nanya tapi yang beneran order baru satu. Itu juga keponakan sendiri (plus gw paksa!) Hahaha… #ketawangenes

Tapi beneran, deh. I truly enjoy running this new petite business. Gw bela-belain hunting properti, survei berbagai tempat acara dan vendor unik, sampe belajar dari berbagai sumber soal decoration and party planner. Karena ini hal baru banget buat gw, I have to work hard from zero.

*Mengalami baby blues sebulan terakhir ini. I feel like a crap. Penasaran? Ngobrol ajalah, yuk. Panjang kalo ditulis mah. Gw pikir waktu tujuh tahun cukup untuk mempersiapkan diri jadi seorang ibu. Ternyata? Pret! Akuh tetap mengalami kesenduan mendalam sebagai ibu baru. #nangisdipojokan

Semoga gw mulai rajin nulis blog lagi, ya. Meskipun mungkin cuma sebulan sekali.

Satu poin terakhir sebelum gw menutup postingan ini…

Untuk semua sahabat perempuanku yang lagi berusaha untuk hamil, percayalah perjuangan kalian hampir sampai. Tuhan melihat setiap tetas air mata yang kalian kirimkan lewat sujud dan keheningan. Tak ada, tak ada satupun doa yang diabaikan.

Adios 2017. Alhamdulillah.

Bismillahirrohmanirrohim… 2018!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *