Writings

Luwak

Gue bawain elo kopi, nih! Kopi luwak.

Pesan yang begitu singkat, Dra. Tapi aku tahu itu tanda bahwa kau ingin bertemu denganku. Tanda bahwa kau sudah pulang dari satu perjalananmu yang lainnya. Dasar traveller, jalan – jalan saja kerjamu. Bikin iri. Tapi aku senang kau selalu membawakanku sesuatu setiap pulang. Selalu.

Gue ke rumah lo malem ini, ya!

Aku membalas cepat. Ayolah, cepat jam lima! Aku rindu senjaku! Rindu Indraprasta-ku.

***

Syukurlah perjalanan dari kantor tidak macet. Supir taksi kusuruh ngebut. Jangan sampai kopi luwak itu dia seduh sendiri. Melangkahiku sang penyuka kopi. Jam setengah tujuh aku tiba di rumahnya. Dia menyambutku di depan pintu dengan celana pendek selutut berwarna abu dan kaos putih. Aku memeluknya, harum yang sama sejak ia menjadi sahabatku semester satu dulu.

“Lo tahu nggak kenapa Luwak itu enak?” aku duduk di sofa ruang tengah sambil membawa cangkir kopi. Rumah ini sudah seperti rumahku sendiri.

“Luwak itu biji kopi yang dipilih sama Musang Luwak. Konon  mereka hanya memilih buah kopi terbaik untuk dimakan. Nah, kopi yang mereka pilih ini hanya dimakan dagingnya dan biji kopinya tetap utuh untuk dibersihkan setelah mereka cerna. Proses yang sulit dan biji kopi terbaik ini bikin Luwak mahal dan enak” Indra mendengarkanku dengan seksama. Ia menghirup kopi dan menyeruputnya. Mungkin dia sudah tau kisah luwak itu, tapi dia menghargai ceritaku.

Tok tok tok.

Indra bangun dan membukakan pintu. Seorang perempuan cantik masuk dan kulihat mata Indra berbinar tak seperti biasanya.

“Masuk, Jean” Indra menggandeng lengan gadis itu. Hatiku remuk seketika.

“Mira, Ini Jeana. Gue ketemu Jean pas beli kopi luwak buat lo. Kami berdiskusi banyak tentang kopi. Jeana tergila – gila pada kopi. Sama kaya lo. Kopi itu awal pertemuan kami”

Aku mengangguk tersenyum dan menjabat tangan Jeana. Ya, Ndra. Kopi Luwak memang selalu akan memberikan pilihan terbaiknya. Sepertinya kau sudah menemukan rasa itu, dan pilihan itu bukan aku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *